JAKARTA–PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) menargetkan mengangkut 120 ribu ton kargo udara pada tahun depan atau naik 42 persen dibandingkan tahun ini yang mengangkut 84 ribu ton.
“Kami biasanya sebulanĀ mengangkut sekitar 7 ribu ton kargo udara ke seluruh Indonesia. Khusus dari Jakarta ada sekitar 5 ribu ton per bulan. Kontribusi dari bisnis kargo ini dua persen bagi total omset perseroan,” ungkap Direktur Umum Lion Air Edward Sirait di Jakarta, Kamis (15/12).
Diharapkannya, pada 2012 kontribusi omset kargo akan naik bagi total pendapatan perseroan menjadi 10-15 persen seiring naiknya volume yang diangkut. “Walau Lion tidak memiliki pesawat kargo, tetapi kami optimis karena untuk beberapa rute, banyak kargo diangkut setelah penumpang,” jelasnya.
Dikatakannya, untuk meningkatkan layanan bagi agen kargo yang menjadi mitra perseroan, sejumlah inovasi dilakukan, salah satunya meluncurkan B2B online Cargo Payment dengan Bank Internasional Indonesia (BII).
“Solusi ini merupakan pertama di Indonesia yang ditujukan mempermudah mitra Lion melakukan pembayaran jasa pengiriman melalui platform BII CoolPay,” katanya.
Menurutnya, platform ini akan menjadikan bisnis agen kargo yang menjadi mitra Lion kian berkembang dan berdampak langsung pada kecepatan proses pengiriman barang. Selain itu, ini juga akan meningkatkan keamanan pengiriman barang karena lebih mudah melacak pengirim.
“Kami memiliki 80 agen kargo yang menjadi mitra. Tidak ada kewajiban harus menabung di BII untuk fasilitas ini. Kita hanya menawarkan pilihan kenyamanan dalam bertransaksi,” katanya.[Dni]
Tinggalkan sebuah Komentar
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
